FIRASAT
Karya Zahran Zikra
“Kruk…kruk…kruk…”
Lagi-lagi
suara itu mengejutkan Lastri untuk kesekian malamnnya yang sepi. Tak ada yang
berkotek, selain bunyi-bunyi itu yang menghantui Lastri. Ia merasa ketakukan.
“Ya, mungkin itu hanya halusinasiku saja. Tapi kenapa firasatku
berkata lain? Hal itu sudah kabiasaan selama ini. Bahkan tetangga samping juga
pernah merasakan hal yang serupa. Orang kampung dan nenek pernah bercerita
padaku tentang suara-suara itu. Itulah yang sedang kualami malam
ini” Bergumam sendiri.
Lastri
masih menyelimuti seluruh badannya dengan selimut tebal itu. Sesekali ia
melihat jam yang selalu dipakainya hingga ia tidur. Perasaannya yang tak
menentu membuat malam-malamnya menjadi misteri yang perlu diungkapnya. Ingin rasanya Lastri keluar dari kamar dan melihat
apa yang terjadi. Namun, badannya terasa kaku untuk bergerak, apalagi untuk
keluar kamar. Di dalam selimut itu ia bersembunyi bersama ketakutannya.


